Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murahini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Minggu, 18 November 2018

Definisi Forecast Penjualan Dan Faktor Yang Berpengaruh

Apa arti forecast penjualan? Apa saja faktor yang besar lengan berkuasa dan perlu dipertimbangkan dalam menyusun sales forecast?

Sebuah perusahaan pada dikala akan menciptakan suatu anggaran penjualan, langkah pertama kali yang dilakukan yaitu dengan menciptakan atau mempersiapkan forecast penjualan terlebih dahulu, acara ini bertujuan biar penjualan yang berfluktuasi pada tahun sebelumnya sanggup lebih terarah.

Sedangkan pengertian dari forecast penjualan itu sendiri yaitu suatu proyeksi atau asumsi secara tekhnis yang berasal dari pada seruan langganan potensial untuk suatu waktu tertentu dengan banyak sekali asumsi.

Ada lima faktor yang mempengaruhi suatu forecast atau peramalan penjualan yaitu :

1. SIFAT PRODUK.
Pada faktor ini lebih mengedepankan pada sifat produk yang di hasilkan oleh perusahaan, apakah produk ini sanggup bertahan dalam jangka waktu yang panjang atau dalam jangka waktu pendek.

2. METODE DISTRIBUSI.
Pada faktor ini lebih menitik beratkan pada metode distribusi yang digunakan oleh perusahaan, dimana letak perusahaan apakah erat dengan pasar atau erat dengan materi baku.

3. BESARNYA PERUSAHAAN DIBANDING PESAING.
Pada faktor ini lebih melihat pada posisi suatu perusahaan pada pasar, apakah perusahaan sebagai market leader, market chalangger, market follower, atau market niecher.

4. TINGKAT PERSAINGAN.
Setelah mengetahui posisi perusahaan bagaimanakah tingkat persaingan dengan perusahaan pesaing.

5. DATA HISTORIS.
Data historis yang dibutuhkan disini minimal berjumlah lima tahun terakhir dari perusahaan.
Pada grafik penjualan suatu perusahaan, forecast penjualan ditunjukkan dengan fungsi “Trend” yang berbentuk suatu garis lurus. Sehingga pengertian dari Trend yaitu suatu gerakan garis lurus dalam waktu yang panjang dan memiliki karakteristik bergerak yang lamban serta berjalan ke satu arah.

Dikarenakan forecast penjualan merupakan dasar yang utama untuk menyusun anggaran penjualan, maka ada beberapa tekhnik yang di gunakan untuk menyusun forecast penjualan, yaitu :
1. Forecast menurut pendapat.
Merupakan data yang berasal dari
* Pendapat konsumen.
* Pendapat salesman.
* Pendapat sales manager.
* Pendapat para ahli.
2. Forecast menurut perhitungan.
Pada tekhnik ini pembuatan forecast menurut metode tertentu, adapun metode yang digunakan adalah:
* Metode demam isu setengah rata – rata.
* Metode demam isu moment.
* Metode least square.
* Metode kuadratik.
Metode ini berbentuk garis lengkung, dan digunakan dalam perusahaan yang acara produksinya tidak beraturan, sehingga penggunaan metode ini jarang dilakukan.
* Metode korelasi.
Penggunaan metode ini menurut data historis yang berasal dari variabel yang ditaksir ( Y ) dari data historis ( X ) yang sudah diketahui, yang diduga mempengaruhi perkembangan dari data Yang ditaksir ( Y ).
* Metode demam isu bebas.
Caranya ditentukan dari data yang menurut pendapat dan tentukan standar defiasi yang paling kecil atau mendekati nol. Metode ini jarang digunakan dengan alasan tidak memperhitungkan hitungan kualitatif dan berdasar pada data subyektif, tidak berdasar pada model tertentu, tidak menurut metode deduktif dan induktif, tidak logis dan sistematis.
3. Forecast menurut metode khusus.
Metode yang digunakan disini adalah
* Metode analisis industri.
Tahapannya,
Buat proyeksi seruan industri, dan berikan nilai dalam persaingan, sehingga di peroleh perhitungan,
Market share = Permintaan perusahaan : Permintaan industri X 100%.
Metode ini digunakan untuk jenis produk yang sama.
* Metode analisis product line.
* Metode analisis penggunaan akhir.
Penggunaan metode ini dibutuhkan pada perusahaan yang mengolah barang setengah jadi menjadi barang siap pakai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar